Viral Aksi Penembakan Brutal di Amerika, Pelaku Mengaku Petarung UFC

VIVA   –  Penembakan brutal yang terjadi pada San Antonio, Amerika Serikat, di Jumat 12 Juni 2020, menghela franchise mixed martial arts terbesar dunia, Ultimate Fighting Championship. Sebabnya, pelaku mengaku sebagai salah utama petarung UFC.

Adam tak dikenal itu, melepaskan tembakan membabi buta di sebuah bar zona San Antonio. Diduga, pelaku mengandung karena tak diizinkan masuk ke bar.

“Kamu tidak tahu siapa saya? Lihat, kami ini petarung UFC dari California, ” teriak sang pelaku pada tentara bar, dilansir MMA Fighting.

Kemudian, penembakan terjadi. Lima wanita dan tiga pria luka berat kelanjutan aksi keji sang pria. Mujur, tak ada korban jiwa di kejadian tersebut.

Pihak UFC akhirnya angkat bicara mengenai insiden ini. Dana White, demi Presiden UFC, berharap petarungnya tidak benar-benar melakukan tindakan keji tersebut.

Baca juga: McGregor Masih Dapat Ancaman Meski Sudah Pensiun

“Saya awalnya tak berharap bisa kabar buruk macam ini, datang pukul 07. 00 pagi. Kamu tahu maksud saya kan? Saya harap itu tidak benar, ” ujar White dilansir MMA Fighting.

“Banyak omong nihil yang berseliweran di setiap periode. Tahukah kamu, berapa orang berkepala plontos di kota ini dan publik mengira itu saya? Oleh karena itu bingung kan, ” lanjutnya.

Sampai sekarang, kasus penembakan di San Antonio masih diinvestigasi polisi. Pihak berwajib terus menjajaki kamera keamanan, dengan harapan bisa mengidentifikasi identitas sebenarnya sang penembak.

Di sisi asing, para korban berada dalam kedudukan yang stabil. Luka tembak dengan mereka alami sudah disembuhkan.

Baca juga: Sinyal Kuat Pensiun McGregor Cuma Akal-akalan

Related Posts