pengakuan-gregoria-usai-alami-nasib-tragis-di-thailand-open-1

VIVA   –  Menyayat hati, perjalan wakil Indonesia di BWF World Tour Super 1000 Thailand Open II. Sejak dimulai pada 19 Januari lalu, beberapa pebulutangkis Indonesia gugur di turnamen itu.

Bahkan, hingga keadaan ini, tak ada yang tersisa wakil Indonesia dari sektor tunggal putra dan putri. Sebut sekadar Anthony Sinisuka Ginting, Shesar Hiren Rhustavito dan Jonatan Christie.

Selain itu ada juga Ruselli Hartawan dan Gregoria Mariska Tunjung. Mereka juga mengalami nasib tragis.

Pada babak 16 besar, Kamis 21 Januari 2021 Gregoria tertunggang dihabisi ratu bulutangkis Taiwan, Tai Tzu Ying. Ia hancur besar game langsung.

Lantas apa alasan Gregoria? Ia mengaku bermasalah di poin kritis saat perolehan angka sama-sama menentukan. Selain itu banyak hal yang harus dievaluasi.

“Untuk hasil sih saya maunya pasti bertambah. Hanya pada penampilan tadi, meskipun bisa lumayan imbang, tetap sedang banyak yang harus saya evaluasi. Apalagi di poin kritis. Menghargai Tuhan lumayan puas, tapi banyak sekali yang harus diperbaiki juga, ” ujar Gregoria dilansir dari situs resmi PBSI.

Related Posts