Mengerikan, Amukan Ratu Bulutangkis Taiwan Bikin Gadis Jepang Terkapar

VIVA   –  Pandemi Virus Corona atau COVID-19 berpengaruh pada bulutangkis dunia. Sederet kompetisi dibatalkan mengingat virus ini merembet ke berbagai negara.

Selama masa pandemi, para pebulutangkis harus menjalani isolasi mandiri. Tersedia juga dari mereka yang mengimplementasikan latihan sendiri.

Baca juga:   Tragis, Maharatu Bulutangkis Dunia Dibantai Tunggal Putri Taiwan

Final digelar adalah BWF World Tour Super 1000 All England Open 2020 pada Maret lalu. Sederet pebulutangkis top dunia menunjukkan performa mereka di sana.

Ada catatan mengerikan dari raja perempuan bulutangkis Taiwan, Tai Tzu Ying sebelum COVID-19 menggila. Tunggal anak rangking 1 dunia ini lulus menjuarai BWF World Tour Super 750 Denmark Open 2019 (15-20 Oktober).

Babak prima, Tzu Ying menghabisi wakil Thailand, Nitchaon Jindapol. Kala itu Tzu Ying menang dua game tepat.

Ronde 16 besar, giliran tunggal anak Kanada Michelle Li jadi korban. Tzu Ying menang dua game langsung.

Perempatfinal, putaran tunggal putri Jepang, Aya Ohori hancur. Tzu Ying juga menang dua game langsung.

Semifinal, wakil China Chen Yufei dihancurkan. Tzu Ying kembali menang dua game.

Tzu Ying makin menggila.   Ia mempecundangi tunggal putri Jepang Nozomi Okuhara. Tzu Ying meraih menyelenggarakan juara setelah menang dua game.

Baca juga:   Pujian Selangit Anthony Sinisuka Ginting untuk Gita Wirjawan

Related Posts