Beradu Floyd Mayweather Vs YouTuber Logan Paul Bikin Pegolf Seksi Was-was

VIVA   –  Mantan jempolan dunia tinju Floyd Mayweather Jr akan menghadapi Youtuber Logan Paul dalam pertarungan eksibisi pada Februari 2021 mendatang.

Mayweather yang saat ini beralih pekerjaan sebagai promotor turun langsung untuk mengumumkan duel itu. “Ekshibisi istimewa, 20 Februari 2021, ” tulis Mayweather dalam keterangan video pada Instagram pada Minggu, 6 Desember 2020.

Duel Mayweather vs Logan Paul menimbulkan pertengkaran. Beberapa pihak merasa aneh secara pertarungan yang bisa dibilang tidak seimbang ini.

Dengan jalan apa bisa, bocah bau kencur dalam dunia tinju macam Logan menghadapi juara dunia pemilik rekor ideal dengan 50 kemenangan tanpa terkalahkan.

Salah satu yang protes adalah pegolf seksi Amerika Serikat Paige Spiranac. Dia membicarakan pertarungan Mayweather kontra Paul cuma lelucon dan bisnis untuk memetik uang semata.

“Ini hanya tentang perebutan uang, akan ada begitu banyak uang yang dikeluarkan untuk laga itu. Sungguh gila bahwa orang benar-benar ingin melihat ini berlaku, ” kata Paige dalam Podcast Playing A Round with Paige Renee, dilansir The Sun .

“Tidak mendalam akal melihat seseorang dengan kawula Youtuber dapat mewujudkan pertarungan tersebut. Faktanya bahwa orang-orang membicarakannya betul mengejutkan saya, ” sambungnya.

Paige juga mengkritik Paul atas aksinya pada 2018 berarakan yang menggemparkan. Dia dia merekam mayat yang digantung di alas Aokigahara, Jepang.

Dia mengunggah video tersebut ke YouTube dan memasukkannya ke dalam vlog, yang kemudian menarik perhatian media di seluruh dunia.

“Saya mengkampanyekan anti-intimidasi di sekolah dan itu tepat setelah Paul memfilmkan seorang pria yang mengabulkan bunuh diri di hutan. Tersebut adalah kontroversi besar dan hamba ditanya apa yang saya pikirkan tentang itu, ” ucapnya.

“Saya berkata ‘Jika Anda memiliki banyak pengikut dari penonton yang bertambah muda, Anda harus berhati-hati secara konten yang Anda tayangkan dalam sana. Dan saya pikir dia seharusnya lebih banyak dihukum oleh YouTube atau sponsornya atau perlu ada bentuk konsekuensi yang lebih besar dari yang dia dapatkan, ” tegasnya.

Related Posts