Aksi Djokovic soal Vaksin Virus Corona Ancam Kariernya di Tenis Dunia

VIVA   – Petenis Serbia, Novak Djokovic, mengakui kariernya di tenis global bisa saja berakhir karena perlawanan terhadap vaksin virus corona COVID-19. Djokovic merasa, sikapnya yang bahana itu bisa menghalanginya tampil dalam berbagai ajang grand slam.

Sebagai petenis internasional, Djokovic harus terbang ke berbagai negara untuk melakoni ajang grand slam. Pastinya, kebijakan setiap negara buat menerima orang asing, akan lebih ketat pasca pandemi virus corona.

Vaksin dan tulisan keterangan sehat bisa jadi dokumen penting bagi setiap warga negeri asing jika ingin masuk ke negara tertentu. Djokovic, sudah menguatkan keengganannya divaksin virus corona.

Kalau tidak mau divaksin, Djokovic sudah nyata tak bisa bertanding. Pun, tidak tak mungkin setiap penyelenggaran grand slam mewajibkan para petenis melakoni vaksinasi virus corona demi mencegah menyebarnya kembali penyakit tersebut.

Lihat Juga

“Secara personal, aku menolak untuk divaksin. Saya tidak mau dipaksa oleh seseorang untuk divaksin agar bisa pergi ke mana pun, ” kata Djokovic dikutip Daily Star.

“Tapi, kalau itu wajib, apa yang akan terjadi? Saya harus ambil keputusan. Secara hipotesis, kalau musim kompetisi dilanjutkan Juli, Agustus, atau September 2020, saya membenarkan vaksin akan menjadi kebutuhan wajib setelah masa karantina. Dan had kini, belum ada vaksin untuk virus yang satu ini, ” lanjutnya.

Lihat juga info Togel Hongkong

Related Posts